Rabu, 29 Februari 2012

codes

tiga kembar merangkai indah
hidup indah di sela kesakitan
bunga berkembang indah di relung takdir
kau, kau yang kuharapkan
                                                             hancurkan keajaiban kuat yang panjang
                                                             yang dulu pernah berjaya
                                                             hancurkan yang ada disatu mata kemunafikan
                                                             hancurkan belenggu yang menyeringaimu di tanah
                                                             yang telah engkau janjikan
runtuhkan keangkuhan para budak
yang berdiri tegak di balik pancang-pancang itu
runtuhkan budak yang bermain boneka
runtuhkan budak yang memelihara burung hantu


Minggu, 26 Februari 2012

sadar teman-temanku

 Kawan-kawan hidup di dunia ini cuma sementara sadar ga kalian berapa kali kalian nangis untuk hal-hal ga penting seperti di putusin pacar kehilangan sendal atau berbagai macam hal lainnya yang sebenarnya tak terlalu penting untuk ditangisi. Ingat ga tuhan kita siapa? ada yang pernah berpikir ga sih kapan kita pernah menangis untuk tuhan kita yaitu Allah? yang telah memberikan segalanya untuk kita, betapa besarnya cintanya untuk kita. terus pernah ga berpikir menagis karena takut adzab-Nya? atau takut akan dosa-dosa yang kalian pertanggung jawabkan nanti? solat-solat kalian amal ibadah kalian? atau ingat ga kalian ma teman-teman yang pernah kalian jahatin kalian usilin kalian tindas nanti pasti akan di balas semua oleh Allah?. dan pernahkah kalian berpikir untuk solat taubat sebelum malaikat maut berdiiri dihadapanmu untuk mengembalikan dirimu kehadirat-Nya? pernahkah teman-teman?

Hamas Kecam Penodaan Israel Terhadap Tempat Suci Umat Islam dan Kristen


Hamas mengutuk keras penodaan yang dilakukan ekstrimis Yahudi terhadap tempat-tempat suci umat Islam dan Kristen di Yerusalem yang diduduki di bawah perlindungan pasukan pendudukan Israel.
Pernyataan Hamas tersebut disampaikan dalam mengomentari aksi para pemukim Yahudi yang menyerbu masjid suci Al-Aqsha dan penghinaan terhadap agama Kristen pada dinding Gereja Baptis di wilayah pendudukan Yerusalem.
Dikatakan bahwa kejahatan seperti itu melanggar norma agama langit dan norma-norma internasional selain memberikan bukti tindak rasisme Israel yang menargetkan keberadaan warga Palestina di Yerusalem apakah itu Islam atau Kristen dengan tujuan melakukan yahudisasi kota suci tersebut.
Hamas meminta organisasi-organisasi PBB dan kelompok HAM mengutuk praktek-praktek tersebut dan membawa Israel ke pengadilan internasional.(fq/pic)sumber www.eramuslim.com

Fatah dan Hamas Kembali Bertemu Bahas Pemerintah Persatuan Palestina


Kelompok Palestina yang bersaing, Hamas dan Fatah, telah bertemu di ibukota Mesir Kairo untuk merundingkan pembentukan pemerintah persatuan nasional.
Menurut laporan, kepala Fatah, Mahmud Abbas dan kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal bertemu pada Rabu kemarin (22/2) untuk membahas pelaksanaan kesepakatan rekonsiliasi yang ditandatangani di Mesir pada bulan Mei tahun lalu.
Perjanjian itu menyerukan untuk pembentukan sebuah pemerintah sementara independen yang dipimpin oleh Abbas dalam upaya mempersiapkan dasar bagi pemilihan presiden dalam setahun.
"Suasana positif ... Kami bekerja untuk awal yang baik, dan kami berada di jalan rekonsiliasi," kata Abbas kepada wartawan setelah pertemuan tersebut.
Misyaal mengatakan bahwa kedua belah pihak "mengambil langkah yang kuat untuk melaksanakan rekonsiliasi" dan suasana pembicaraan adalah 'positif.'
Kedua belah pihak telah berselisih sejak Hamas memenangkan pemilihan parlemen Palestina pada Januari 2006, yang dipuji sebagai pemilu paling bebas dan paling adil yang pernah diadakan di dunia Arab.
Awal bulan ini, kedua faksi sepakat memilih Abbas sebagai kepala pemerintah sementara dalam kesepakatan yang diperantarai oleh Qatar.
Kedua pemimpin juga dijadwalkan untuk menghadiri dua putaran pertemuan dengan para pemimpin dari semua faksi Palestina pada hari Kamis dan Jumat.(fq/prtv)sumber www.eramuslim.com

Pemukim Yahudi Kampanye Galang Dana untuk Runtuhkan Masjid Al-Aqsha




Para pemimpin pemukim Yahudi, mendapat lampu hijau dari pemerintah mereka, dengan menyatakan peluncuran kampanye untuk mengumpulkan dana bagi penghancuran Masjid Al Aqsha dan pembangunan kuil Sulaiman di reruntuhan masjid.
Kampanye ini dimulai Rabu pagi lalu di dekat Masjid Al-Aqsha, di mana para pemimpin dan pemukim Yahudi dengan menggunakan pengeras suara mengumumkan dimulainya kampanye penggalangan dana pada saat mereka berbaris di bawah perlindungan polisi di jalan-jalan kota tua Yerusalem.
Selama pawai, polisi Israel menutup jalan, mengawal para pemukim, melecehkan para pemilik toko Yerusalem serta memaksa mereka untuk menutup toko.
Ketika mereka berbaris, para pemimpin dan pemukim Yahudi berteriak dan menari dalam lingkaran, meneriakkan penghinaan rasis terhadap Arab dan Muslim dan menyerang warga Palestina yang lewat.(fq/pic)sumber www.eramuslim.com

Delegasi Tim Medis Turki Tiba di jalur Gaza



Sebuah delegasi medis Turki mencapai Jalur Gaza hari Minggu kemarin 926/2) setelah melintasi terminal perbatasan Rafah.
Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa 15-anggota tim medis Turki akan mengunjungi rumah sakit Gaza dan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi medis di wilayah itu.
Kedatangan tim bertepatan dengan kedatangan konvoi bantuan lain yang bertajuk "Wafa'a untuk Palestina" yang merupakan refleksi simpati lain dari dunia Arab dan internasional yang lebih besar terhadap Jalur Gaza yang terkepung. (fq/pic)sumber www.eramuslim.com

Serangan Udara Terbaru Israel Lukai Dua Warga Gaza


Pesawat tempur Israel melancarkan serangan pada sasaran Gaza pagi dini hari Jumat ini (24/2), kata militer Israel, beberapa jam setelah pejuang Palestina menembakkan dua roket ke Israel selatan.
"Pesawat militer Israel menggagalkan upaya yang dilakukan oleh regu teroris untuk menembakkan roket ke Israel dari Jalur Gaza utara," demikian pernyataan dari militer Israel.
Sumber-sumber Palestina mengatakan dua warga lingkungan Zeitun mengalami luka ringan dalam serangan Israel tersebut.
Pada Kamis malamkemarin (23/2) , pejuang Palestina menembakkan dua roket ke Israel, yang tidak menyebabkan kerusakan atau cedera.
Kelompok pejuag Palestina dari Komite Perlawanan Rakyat (PRC) menyatakan pada Kamis malam bahwa mereka telah meluncurkan roket Grad ke Israel.
Sebuah pernyataan singkat dari kelompok itu mengatakan peluncuran roket dalam membela al-Quds.
Pernyataan PRC datang pada saat faksi Palestina lainnya di Kairo, di mana pembicaraan mengenai pembentukan pemerintah persatuan antara Fatah dan Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, telah ditunda.
PRC bukan bagian dari proses Kairo untuk persatuan Palestina.(fq/afp) sumber www.eramuslim.com

Senin, 20 Februari 2012

Kelompok Wanita Yahudi Berencana Serbu al Aqsha


 Pimpinan agama dan nasional Palestina di kota al Quds menyerukan kaum wanita Palestina, terutama yang ada di kota al Quds dan wilayah Palestina terjajah tahun 1948, untuk menuju masjid al Aqsha guna menghadang kelompok-kelompok wanita Zionis yang menyerukan penyerbuan masjid al Aqsha secara berkala pagi ini, Selasa (21/2).
Pimpinan Palestina di al Quds menyerukan kaum muslimah yang bisa ke al Quds agar berangkat dan berada di dalam masjid sejak pagi, untuk menghadang kelompok-kelompok wanita Yahudi yang menyatakan tekadnya melalui situs-situs internat mereka untuk menyerbu masjid al Aqsha pagi ini, guna menyelennggarakan ritual-ritual agama dan al kitab.
Sebelumnya organisasi wanita ekstrimis Zionis yang menyebut diri mereka “Forum Wanita untuk Kuil” mengumumkan tekadnya untuk menyerbu masjid al Aqsha Selasa pagi mulai jam delapan pagi waktu setempat.
Mereka mengatakan akan mengorganisis penyerbuan kontinyu ke masjid al Aqsha dengan mengalokasikan dua hari setiap bulannya untuk menodai masjid al Aqsha. Mereka menyerukan semua wanita “Yahudi Religius” melalui situs-situs internat, untuk menyelenggarakan penyerbuan ke masjid al Aqsha. Mereka menjelaskan bahwa Rabi Ety Elizur yang akan memimpin kelompok wanita Yahudi menyerbu masjid al Aqsha dan mendapatkan izin sekaligus perlindungan dari kepolisian Zionis Israel.
Sebelumnya, Senin (20/2), para pemukim pendatang Zionis menyerbu masjid al Aqsha dengan mendapatkan perlindungan pasukan kepolisian Zionis Israel, demikian ditegaskan para saksi mata yang ada di dalam masjid al Aqsha