tiga kembar merangkai indah
hidup indah di sela kesakitan
bunga berkembang indah di relung takdir
kau, kau yang kuharapkan
hancurkan keajaiban kuat yang panjang
yang dulu pernah berjaya
hancurkan yang ada disatu mata kemunafikan
hancurkan belenggu yang menyeringaimu di tanah
yang telah engkau janjikan
runtuhkan keangkuhan para budak
yang berdiri tegak di balik pancang-pancang itu
runtuhkan budak yang bermain boneka
runtuhkan budak yang memelihara burung hantu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar