Kelompok Palestina yang bersaing, Hamas dan Fatah, telah bertemu di
ibukota Mesir Kairo untuk merundingkan pembentukan pemerintah persatuan
nasional.Menurut laporan, kepala Fatah, Mahmud Abbas dan kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal bertemu pada Rabu kemarin (22/2) untuk membahas pelaksanaan kesepakatan rekonsiliasi yang ditandatangani di Mesir pada bulan Mei tahun lalu.
Perjanjian itu menyerukan untuk pembentukan sebuah pemerintah sementara independen yang dipimpin oleh Abbas dalam upaya mempersiapkan dasar bagi pemilihan presiden dalam setahun.
"Suasana positif ... Kami bekerja untuk awal yang baik, dan kami berada di jalan rekonsiliasi," kata Abbas kepada wartawan setelah pertemuan tersebut.
Misyaal mengatakan bahwa kedua belah pihak "mengambil langkah yang kuat untuk melaksanakan rekonsiliasi" dan suasana pembicaraan adalah 'positif.'
Kedua belah pihak telah berselisih sejak Hamas memenangkan pemilihan parlemen Palestina pada Januari 2006, yang dipuji sebagai pemilu paling bebas dan paling adil yang pernah diadakan di dunia Arab.
Awal bulan ini, kedua faksi sepakat memilih Abbas sebagai kepala pemerintah sementara dalam kesepakatan yang diperantarai oleh Qatar.
Kedua pemimpin juga dijadwalkan untuk menghadiri dua putaran pertemuan dengan para pemimpin dari semua faksi Palestina pada hari Kamis dan Jumat.(fq/prtv)sumber www.eramuslim.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar